saat pertama kali ku meliat dia,sungguh terpesona hati ini. ku lihat dia berjalan melewati gerbang kampus memakai baju jubah,terlihat anggun bersahaja tapi istimiwa. ingin rasanya hati ini menyapa bertemu dan berkenalan dengan dia. tapi itu hanyalah ke inginan hati yang tak tau apa benar akan terwujud.
seminggu kemudian ketika ku duduk di teras kampus, datng menghampiriku adik kelas yang juga teman di rumahku, kebetulan dia teman sekelas dengan gadis yang membuat hatiku dag dig gug ketika memandangnya, namanya mumun.
"mas, mbak il purun diajak kenalan lo, mbak il nyuwun nomere lek angsal"
dengan lugu mumun menyampaikan berita itu kepadaku. bingung campur ndak percaya mendengar kata katanya
"mbak il sinten to mu?" tanyaku pada mumun.( il adalah nama panggilan gadis pujaanku)
"iko lo mas, seng jarene samean penasaran pingin kenalan?? sek eling to?
tegas mumun padaku.
setengah tak percaya, dan teringat tentang dia, aku merasa ada sesuatu yang membuat hati ini berhenti dengan sendirinya, teringat tentang do'a yang setiap malam ku panjatkan kehadirat ilahi tentang jodohku. sebelumnya sudah berkali kali aku gagal dalam perjodohan. mkin itu yang membuatku semakin berserah diri kepadaNya dalam mencari pendamping hidup.
"tenan to mun?" tanyaku pada mumun.
"enggeh mass,..." jawabnya setengah selenge'an.
mendengar jawabanya yang begitu meyakinkan dan mukin sudah kehendak ilahi robbi, kutitipkan salam ku dan nomer hp ku kepada mumun.
"angsal mun, njngn paringne pun nomere mas, salamne teko mas, bilang ne mbak il, mas ndak golek pacar, mas jg ndak golek temen, mas cuman cari pendamping hidup" kata ku pada mumun, sedikit maksa seh, tp memnag itu tujuanku, aku sudah capek kalo harus basa basi, apa lagi kepada cwe' yang baru aku kenal. intinya emang untuk serius, bukan maen maen.
0 comments:
Post a Comment