Pada suatu pagi dikampus, tepatnya waktu pertama kali masuk
kelas semester 3. Karna waktu itu aku dikelas pararel dan kondisi kelanya belum
kondusif, kelas ku dijadikan satu dengan kelas baru semester 1, yang pasti aku menjadi
satu kelas dengan adik kelas ku untuk sementara. Aq duduk dengan kelompok ku
dan suasana menjadi canggung karena kami harus menjadi satu dengan adi kelas.
Rasa gengsi juga ada dibenak kami karna kami merasa senior. Tp alangkah
bahagianya hatiku bercampur berdebar debar tak karuan karna pandangan mata ini
tertuju pada seorang yang cantik mempesona. Dialah pujaan hati ku selama ini
“iliana”.
Sesekali pandangan ini tak fokus ke dosen melaikan tertuju
kepadanya. Malu tp mau mungkin itu tepatnya. Aku memendang dan dia tak
memendang, dia memandang dan aq mengela, dan terkadang kami saling memandang
malu dan saling mengela. Ya, tak kuruan rasa hati ini selam dalam kelas.
Kebetualan waktu itu ada teman semester ku yang ber ulang
tahun. Dia membagibagikan beberapa makanan dan snack ke teman teman dan juga
aku. Kebetulan waktu itu ak blm lapar dan tidak selera, yang akhirnya entah
kenapa aku ingin memberikan snack itu kepada iliana.
Saat pelajaran beakhir aku menghapiri dia yang sedang
bejalan menuju pulang, aku menghampirinya dan sepontan saja kuberikan snack itu
padanya. “mbak, ini buat mbak” kataku dengan tergesa gesa, mukin karena aq
nervous padanya. “buat saya..?” Tanya nya padaku. Aq sangat terpana dengan
ucapanya meskipun cumin begitu. “iya mbak, buat mbak.” Kataku balik padanya.
Diapun cumin berkata singkat “makasih..”.
Waktu itu aku sangat suka memanggilnya mbak, bukan karena
lebih tua tp karna aq terpesona oleh gaya sopan berpakaianya..
0 comments:
Post a Comment